Dipicu Dugaan Peluru Nyasar, Ratusan Warga Tutup Jalur Pantura Di Depan Kolatmar Grati

Admin


PASURUAN – Ratusan warga menggelar aksi penyampaian aspirasi dengan menutup Jalan Nasional Surabaya–Banyuwangi (Jalur Pantura) di depan Markas Komando Latih Marinir (Kolatmar) Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/7/2026). Aksi yang masih berlangsung hingga siang ini membuat kendaraan dari arah Surabaya maupun Probolinggo tidak dapat melintas, sehingga kemacetan panjang mengular dari kedua arah.


Aksi tersebut dipicu insiden dugaan peluru nyasar yang terjadi pada Rabu (22/7/2026) di Dusun Krajan, Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Dalam peristiwa itu, empat rumah warga dilaporkan terdampak proyektil. Salah satunya menancap di tembok rumah warga, sementara proyektil lainnya mengenai atap rumah dan kandang kambing. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka.


Berdasarkan keterangan yang telah disampaikan sebelumnya, pihak Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 3 Grati masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal proyektil dan penyebab pasti insiden tersebut.


Pantauan di lokasi menunjukkan massa memenuhi badan Jalan Nasional Surabaya–Banyuwangi sambil menyampaikan tuntutan agar ada penjelasan terbuka serta pertanggungjawaban dari pihak terkait. Warga juga meminta adanya jaminan keamanan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.


Akibat aksi penutupan jalan, arus lalu lintas di jalur Pantura lumpuh sementara. Antrean kendaraan mengular dari arah Surabaya menuju Probolinggo maupun sebaliknya. Aparat kepolisian bersama personel Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) tampak berjaga mengamankan jalannya aksi sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas.


Hingga berita ini diterbitkan, aksi penyampaian aspirasi masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi mengenai hasil mediasi antara perwakilan warga dengan pihak Kolatmar maupun Puslatpurmar 3 Grati.


Pasuruan Rekk Reborn  masih menghimpun informasi dari kepolisian, Korps Marinir TNI AL, serta perwakilan warga terkait perkembangan aksi dan tindak lanjut penanganan insiden dugaan peluru nyasar tersebut. (tim/red)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/Advetorial/default