FPRB Kolaborasi Bersama GMPK Memperkuat Kompetensi Relawan Sopir Ambulans

Admin


Purwosari, 19 Juli 2026 – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Gerakan Masyarakat Peduli Kemanusiaan (GMPK) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan Evakuasi Korban yang bertempat di Basecamp Karang Taruna Bima Sakti, Purwosari, pada Minggu (19/7/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh para relawan, sopir ambulans, tenaga medis, dan pegiat kemanusiaan yang memiliki peran penting dalam penanganan keadaan darurat di lapangan. Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam memberikan pertolongan pertama serta melakukan evakuasi korban secara aman, cepat, dan tepat.

Acara dibuka oleh Ketua GMPK, Ibu Lilis, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Mas Zaini, yang memberikan dukungan terhadap kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat kapasitas relawan kemanusiaan.

Sebelum penyampaian materi, Ketua FPRB Kabupaten Pasuruan, Aris Felani, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam upaya pengurangan risiko bencana. Menurutnya, pengurangan risiko bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

"Penguatan kapasitas masyarakat merupakan investasi jangka panjang dalam membangun ketangguhan daerah. Kolaborasi seperti ini harus terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan menghadapi situasi darurat dan bencana," ujar Aris Felani.

Materi pelatihan kemudian disampaikan oleh Rifian Rosandy, Wakil Sekretaris FPRB Kabupaten Pasuruan. Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip-prinsip PPGD, teknik evakuasi korban yang benar, keselamatan penolong, serta pengenalan konsep dasar pengurangan risiko bencana dalam setiap kegiatan kemanusiaan.

Peserta terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Diskusi dan praktik lapangan berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan terkait pengalaman penanganan korban di lapangan.

Salah satu peserta menyampaikan harapannya agar pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai sopir ambulans dan tenaga medis yang bertugas di lapangan. Selain menambah keterampilan PPGD dan evakuasi, kami juga mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya pengurangan risiko bencana yang selama ini belum banyak kami pelajari," ungkap salah seorang peserta.

Melalui kegiatan ini, FPRB Kabupaten Pasuruan bersama GMPK berharap dapat terus memperkuat jejaring relawan kemanusiaan yang profesional, tangguh, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam situasi darurat maupun kebencanaan.(red)
Tags
  • Lebih lama

    FPRB Kolaborasi Bersama GMPK Memperkuat Kompetensi Relawan Sopir Ambulans

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/Advetorial/default