Pengemudi Ojol Asal Bangil Tewas Tertabrak KA Sri Tanjung di Beji, Diduga Tengah Antar Pesanan

Admin

 

Kondisi Motor Korban Rusak Berat. Foto Istimewa

PASURUAN REKK – Seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia setelah tertabrak KA Sri Tanjung di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 14.33 WIB.

Korban diketahui bernama Muhammad Sholeh Khuddin (31). Berdasarkan informasi dari warga di lokasi, korban diduga sedang mengantarkan pesanan makanan ketika melintas di jalur rel tersebut. Informasi ini masih berdasarkan keterangan saksi di lapangan.

Salah seorang saksi, Supri, mengatakan korban masuk ke arah Desa Gajahbendo dari jalan raya sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

"Korban dari jalan raya mau masuk ke desa," ujar Supri, warga sekitar lokasi.

Saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu, KA Sri Tanjung relasi Surabaya Gubeng–Ketapang datang dari arah barat menuju timur. Benturan keras tak dapat dihindari hingga korban bersama sepeda motornya terpental beberapa meter dari titik tabrakan.

Kapolsek Beji, Kompol Akhmad Sukhiyanto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban meninggal dunia di lokasi dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bangil.

"Korban diketahui bekerja sebagai wiraswasta. Korban dievakuasi ke RSUD Bangil," kata Kompol Akhmad Sukhiyanto.

Petugas kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang belum dilengkapi palang pintu maupun petugas penjaga.(red)

Sumber: DetikJatim, iNews | Diolah Pasuruan Rekk Reborn.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/Advetorial/default